Peran Pembinaan Terhadap Eksistensi UMKM Kuliner Angkringan Pak Wir di Babarsari
Kata Kunci:
UMKM, Kualitas Pelayanan, Perilaku Pelaku Usaha, Kepuasan Pelanggan, Struktur Organisasi.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif struktur organisasi, implementasi kualitas
pelayanan, bentuk tanggung jawab operasional pelaku usaha, dan dampaknya terhadap tingkat kepuasan
pelanggan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Studi kasus difokuskan pada Angkringan Pak Wir
di kawasan pendidikan Babarsari, Kabupaten Sleman. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif,
dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap produsen dan konsumen, observasi
partisipatif pada jam operasional, serta studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Angkringan Pak
Wir menerapkan struktur organisasi berbasis kekeluargaan yang sangat fleksibel, sehingga memungkinkan
adaptasi dan efisiensi pelayanan yang cepat saat menghadapi lonjakan pelanggan. Dari segi kualitas pelayanan,
dimensi keandalan, daya tanggap, dan empati (keramahan) telah diterapkan secara optimal, meskipun masih
terdapat kendala pada kapasitas ruang fisik saat waktu sibuk. Evaluasi kepuasan konsumen membuktikan
adanya keselarasan tingkat tinggi antara persepsi produsen dan ekspektasi pelanggan. Konsumen
mengutamakan aspek value for money (rasio harga murah dan porsi besar) serta kenyamanan fasilitas, yang secara
signifikan membentuk loyalitas jangka panjang dan pemasaran dari mulut ke mulut (word-of-mouth). Kesimpulan
dari penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan UMKM skala mikro sangat ditentukan oleh adaptasi perilaku
wirausaha, pengelolaan sumber daya keluarga yang tangguh, serta konsistensi dalam menjaga kualitas
pelayanan.